Minggu, 19 Juli 2009, ada diskusi buku Filosofi Kopi bersama Dewi Lestari di Potluck. Semenjak Fadhli mewartakan hal ini, thanks to him :-), dalam pikiran saya, saya mesti ikut diskusi ini. Bagi yang belum tau, saya fans berat tulisannya Mba Dee. Buat yang belum tahu, Mba Dee adalah nama pendek buat Dewi Lestari. Bagi yang belum tahu Dewi Lestari, ke laut aja. Hehe.
Dewi Lestari itu adalah seorang novelis dengan karyanya : trilogi Supernova, Filosofi Kopi, Perahu Kertas, dan yang terbarunya Rectoverso. Buat pengagum diksi yang indah dan luwes, alur yang menawan namun mendalam, filosofi kopi adalah yang terbaik. Filosofi kopi merupakan kumpulan prosa dan cerpen Dewi Lestari selama satu dekade. Dan sekarang, Dewi Lestari akan berbagi ramuannya meracik Filosofi Kopi
Yah beginilah kronologisnya kira-kira :
Pukul 15.00 WIB :
gw dan fadhli nyampe Potluck, bagi yang belum tahu, Potluck berlokasi di jalan Haji Wasid no 31 Bandung. Tepatnya di belakang Rabbani dipatiukur, deket Universitas Padjadjaran. Potluck tempat yang nyaman untuk ngobrol, small meeting, hotspotan, atau baca buku. Potluck juga menyediakan perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan para penggila bacaan sekaligus penggila kopi. Tapi sayang perpustakaannya tidak terlalu besar dan buku-bukunya juga tidak terlalu variatif. Tapi untuk mencari inspirasi dan relaksasi, Potluck cukup akomodatif untuk dicoba. Sampai di sana, gw langsung menuju venue diskusi. Sebelumnya gw diminta ngisi daftar tamu dan memilih menu makanan yang udah termasuk dalam biaya masuk.
Taman belakang berhasil disulap oleh para kru Potluck menajdi arena berdiskusi yang minimalis dan berkesan. Dan bagi yang ingin merayakan ulang tahun sederhana tapi berkesan, bisa mencoba taman belakang ini. Di sebelah kanan venue itu ada sebuah mushola kecil. Tidak membuang waktu, gw langsung aja menyambar air wudhu untuk menunaikan sholat ashar.
Pukul 15.30 WIB:
30 menit dari kedatangan gw, acara pun dimulai. Moderator pun membuka acara. Acara yang berbayar seharga Rp. 69.000,00 ini (entah ada apa dibalik angka eksotis ini ? :-p ) sebanding dengan paket makan dan minum yang tersedia dalam berbagai alternatif ( saya coba nasi goreng black pepper dan cappucino), goodiebag dari potluck yang berisi majalah dan asesoris Chic, dan tentunya temu langsung mba Dee, yang sedang hamil. :-)
Tepat setelah moderator membuka acara, Mr Teddy Bear band (aduh lupa nama lengkap bandnya, maaf kalo salah) pun mengisi sejenak kekosongan yang ada dengan lagu Firasat. Setelah itu barulah Mba Dewi Lestari naik ke tatas panggung.
<----- suasana panggung minimalis yang didiami oleh dua wanita yang sedang menjadi Centre of Attention.
Waw. She was really beautifully pregnant !! wanita hamil ternyata memancarkan aura kesejukan dan kealamian. :-)
Peserta yang ikut lumayan banyak. Bahkan ada yang sengaja datang dari Bogor dan jauh-jauh dari Yogyakarta untuk meminta tips-tips Mba Dee yang inspiratif. Satu jam sudah sesi diskusi dari Mba Dee dan sesi pertanyaan selama 15 menitpun sudah berakhir. Sebelum acara benar-benar berakhir, ada sesi foto dan booksigning. oia, ternyata mba Dee sendiri ga pernah mencoba semua kopi yang ada di cerita pendek Filosofi Kopi loh. itu hanya imajinasinya dia : mengaitkan antara karakter kopi dengan karakter orang-orang.
Pukul 17.00 WIB :
Acara berakhir jam 17.00.
Ternyata kita harus membeli minimum Rp.25.000,00 untuk mendapatkan kode hotspotan.
Entah cerdik entah pelit .
Hehe. :-P